
KOTA SUKABUMI – Puluhan paguron pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara berkumpul di Ponpes Modern Dzikir Al-Fath Kota Sukabumi dalam kegiatan Seminar dan Workshop Pencak Silat bertajuk “Sunda Camp”.
Kegiatan budaya dan olahraga tersebut menjadi ajang silaturahmi antar pesilat sekaligus upaya memperkuat diplomasi budaya melalui pencak silat sebagai warisan budaya asli Indonesia yang mendunia. Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari berbagai perguruan di Jawa Barat dan luar daerah, tetapi juga diikuti pesilat asal Italia yang turut menunjukkan kemampuan seni bela diri tradisional Sunda. (KDP Kota Sukabumi)
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pelatihan, diskusi budaya, pertukaran teknik pencak silat, hingga pengenalan filosofi seni bela diri tradisional Sunda yang mengedepankan nilai akhlak, persaudaraan, disiplin, dan penghormatan terhadap budaya leluhur.
Pesilat asal Italia yang hadir mengaku kagum terhadap perkembangan pencak silat di Sukabumi. Mereka menilai pencak silat tidak hanya sekadar olahraga bela diri, tetapi juga memiliki nilai seni, budaya, dan spiritual yang kuat.
Pimpinan Ponpes Modern Dzikir Al-Fath KH. M. Fajar Laksana menyampaikan bahwa Sunda Camp menjadi bagian dari ikhtiar memperkenalkan budaya Sunda kepada dunia internasional melalui jalur pendidikan, seni, dan olahraga budaya.
Menurutnya, pencak silat memiliki potensi besar sebagai medium diplomasi budaya Indonesia di tingkat global. Oleh karena itu, kegiatan seminar dan workshop internasional seperti ini diharapkan mampu memperluas jaringan budaya sekaligus mempererat persaudaraan antarbangsa.
Selain pelatihan pencak silat, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai budaya khas Sunda yang berkembang di lingkungan Ponpes Dzikir Al-Fath, termasuk seni tradisi, kaulinan barudak, serta warisan budaya lokal lainnya.
Kegiatan Sunda Camp mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai mampu menjaga eksistensi pencak silat di tengah perkembangan zaman sekaligus memperkuat citra Sukabumi sebagai salah satu pusat pelestarian budaya Sunda dan pencak silat tradisional.
Melalui kegiatan internasional tersebut, Ponpes Dzikir Al-Fath terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan budaya bangsa sekaligus mendorong pencak silat agar semakin dikenal dan berkembang di tingkat dunia.