Empat Tahun Mengabdi di Pulau Buru, Ponpes Modern Dzikir Al-Fath Investasikan Rp27,7 Miliar untuk Dakwah, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

SUKABUMI – Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath kembali melepas Tim Ustadz Garis Depan (UGD) Gelombang VIII untuk melanjutkan pengabdian dakwah dan pemberdayaan masyarakat di Pulau Buru, Maluku. Program yang telah berjalan selama empat tahun ini menjadi bukti nyata komitmen Al-Fath dalam menjalankan fungsi pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Pelepasan Tim UGD Gelombang VIII dilaksanakan di Aula Syekh Quro Ponpes Modern Dzikir Al-Fath Sukabumi pada Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri berbagai tokoh nasional dan daerah, termasuk perwakilan Kementerian Agama RI, BAZNAS RI, pemerintah daerah, serta para jamaah dan mitra dakwah Al-Fath.

Pimpinan Ponpes Modern Dzikir Al-Fath, Prof. Dr. KH. M. Fajar Laksana, S.E., CQM., MM., Ph.D., menjelaskan bahwa program Ustadz Garis Depan bukan sekadar mengirim dai ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, pembinaan keagamaan, dan pembangunan fasilitas umum.

Selama empat tahun terakhir, Al-Fath telah melakukan pembinaan di 10 desa di Pulau Buru. Sebanyak 63 ustadz dan dai telah diterjunkan secara bergantian untuk melayani masyarakat, mengajar di sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pendidik, membina para mualaf, serta mengembangkan berbagai program sosial kemasyarakatan.

Selain kegiatan dakwah, Al-Fath juga berhasil menghimpun dan menyekolahkan ratusan anak dari keluarga miskin dan daerah terpencil Pulau Buru. Hingga saat ini, lebih dari 300 anak telah mendapatkan pembinaan dan akses pendidikan yang lebih baik. Sebagian di antaranya memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Sukabumi dengan dukungan penuh dari pesantren.

Dalam perjalanannya, program ini juga melahirkan berbagai pembangunan sarana yang sangat dibutuhkan masyarakat. Al-Fath telah membangun masjid dan musala di desa-desa mualaf, menyediakan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih, serta menghadirkan pembinaan ekonomi dan sosial guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Total dana yang telah digelontorkan untuk mendukung seluruh program dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di Pulau Buru mencapai sekitar Rp27,7 miliar. Dana tersebut berasal dari dukungan jamaah, donatur, mitra lembaga, serta berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan masyarakat di wilayah 3T.

Program Ustadz Garis Depan juga mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang terus bersinergi dengan Ponpes Modern Dzikir Al-Fath dalam memperkuat pembinaan dan pendampingan masyarakat, khususnya para mualaf di Pulau Buru.

Bagi Al-Fath, perjuangan di Pulau Buru bukan sekadar aktivitas dakwah, melainkan upaya membangun peradaban. Dengan pendidikan yang berkualitas, pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat yang menyentuh kebutuhan dasar, Al-Fath berharap lahir generasi baru yang mampu membangun daerahnya sendiri dan menjadi pelopor perubahan di masa depan.

Semoga ikhtiar ini terus menjadi amal jariyah bagi seluruh jamaah, donatur, dan para pejuang dakwah yang telah mendukung perjalanan panjang Program Ustadz Garis Depan. Dari Sukabumi untuk Pulau Buru, dari dakwah untuk peradaban.

Sumber Referensi

  1. Warta Parahyangan – Dalam 4 Tahun Habiskan Rp27,7 Miliar, Ponpes Al-Fath Konsisten Kirim Dai dan Sekolahkan Anak-anak Pulau Buru
  2. Berita Ekspos – Dari Sukabumi untuk Pulau Buru, Al-Fath Terus Tebar Manfaat
  3. Teropong Indonesian – Ponpes Modern Dzikir Al-Fath Lepas Tim Ustadz Garis Depan Gelombang VIII untuk Berdakwah dan Memberdayakan Masyarakat Pulau Buru
  4. Branda.co.id – Al-Fath Perkuat Dakwah dan Pendidikan di Pulau Buru Melalui Tim UGD Gelombang VIII
  5. Metropolitan.id – Ponpes Al-Fath Sukabumi Investasikan Rp27,7 Miliar untuk Membangun Peradaban di Wilayah 3T di Pulau Buru

Foto Dokumentasi: Humas Ponpes Modern Dzikir Al-Fath Sukabumi.

Penulis: Tim Media Ponpes Modern Dzikir Al-Fath Sukabumi.

More Articles & Posts